300 Ratus Unit Handphone Xiaomi Ilegal Diamankan Polres Inhil

xiomi inhil

Kab Indragiri Inhil – AFZ (44) penduduk Pekanbaru, SUR (38) penduduk Kampar serta SOL (34) penduduk Pekanbaru, terpaksa diamankan Polres Inhil pasal diduga membawa barang ilegal jenis Handphone (HP) merek Xiaomi 300 unit ke Kota Tembilahan.

Penangkapan itu sesuai dengan program Kapolri RI No IX mengenai Penegakan Hukum yang lebih Profesional, Program No 43 mengenai Penanganan problematika Yang menjadi pandangan Publik Meliputi Kejahatan Jalanan, Perjudian, Kejahatan padawanita serta Anak, Terorisme, Illegal Fishing, Korupsi, Narkoba, Cyber Crime serta Kejahatan Ekonomi Lainnya, Point ke 5 Penegakan Hukum Yang Lebih Optimal.

Kronologis kejadian, dijelaskan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, penangkapan di Dermaga Pelabuhan Pelindo (Batam) Jalan Jendral Sudirman Tembilahan.

Informasi penangkapan ketiga pelaku berasal dari masyarakat, jikalau adanya penyeludupan barang berbentuk Handphone diduga melanggar Undang-undang Kepabeanan yang akan masuk ke Kota Tembilahan.

“Pelaku memakaikan Bout Rahmat Jaya 08,” kata Dolifar, Jumat  (21/10/16).

Mendengar informasi itu, Kapolsek KSKP Tembilahan Ipda Agus Susanto memerintahkan partisipan buat melaksanakan penyelidikan atas informasi tersebut.

Sekira jam 1400. wib, sehabis kehadiran SB Rahmat Jaya 08, partisipan Polsek KSKP Tembilahan dengan cepat melaksanakanpenggeledahan pada orang serta barang yang dicurigai membawa Handphone dimaksud.

Kab Inhil – Setelah dilaksanakan penggeledahan, diciptakan handphone Xiaomi redmi 3s sejumlah 300 unit yang diangkut oleh 3 orang pemilik yang dimasukkan kedalam 6 buah tas

Saat ini, 3 orang pemilik serta barang evidensi diangkut ke Mapolsek KSKP Tembilahan buat selanjutnya diserahkan ke Bea sertaCukai Tembilahan fungsi penyidikan lebih lanjut.

“Saya mendambakan penyitaan barang tersebut dapat meminimalisit terhubung barang-barang ilegal,” (ydi)

Sumber : lancang Kuning