Persamaan & Perbedaan Antara Pajak dan Retribusi

siamplop.net – Setelah mengetahui istilah dan jenis-jenis pajak serta retribusi, Anda perlu mengetahui tentang persamaan kedua pungutan tersebut. Persamaan antara pajak dan retribusi adalah keduanya merupakan bentuk pungutan yang dibebankan kepada masyarakat. Keduanya memiliki sifat yaitu sama-sama bisa dipaksakan sehingga Wajib Pajak atau masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas daerah.

Diluar itu, pajak serta retribusi keduanya sama digerakkan untuk tercapainya kesejahteraan.

Ketidaksamaan Pajak serta Retribusi

Supaya bisa mengerti pajak serta retribusi dengan gampang, Anda juga butuh ketahui ketidaksamaan diantara keduanya.

Point pertama yang membedakan pada pajak serta retribusi diliat dari basic hukum yang memayungi keduanya. Untuk pajak, basic hukumnya adalah undang-undang seperti terdaftar pada UU No. 6 Th. 1983 mengenai Ketetapan Umum serta Tata Langkah Perpajakan, UU No. 7 Th. 1983 mengenai Pajak Pendapatan, serta UU No. 8 Th. 1983 mengenai Pajak Bertambahnya Nilai serta Pajak Penjualan atas Barang Elegan.

Sesaat payung hukum retribusi adalah ada Ketentuan Pemerintah (PP), Ketentuan Menteri, atau petinggi negara yang lebih rendah. Misalnya, Ketentuan Daerah (Perda) Kota Malang No. 3 Th. 2015 mengenai Retribusi Jasa Umum serta Ketentuan Daerah (Perda) Propinsi Daerah Spesial Ibu Kota (DKI) Jakarta No. 1 Th. 2015 mengenai Perubahan Atas Ketentuan Daerah No. 3 Th. 2012 mengenai Retribusi Daerah.

Point ke-2 yang membedakan pada pajak serta retribusi adalah balas jasa yang diperoleh Harus Pajak atau orang-orang. Untuk Harus Pajak, sesudah lakukan pembayaran atas keharusan pajaknya, Harus Pajak tidak bisa segera nikmati balas jasanya. Walau demikian, dihimpun terlebih dulu untuk lalu didistribusikan untuk kebutuhan umum. Sesaat orang-orang yang membayar retribusi akan segera nikmati faedah dari apa yang dibayar. Umpamanya, dengan membayar uang parkir, orang itu memiliki hak untuk menitipkan motor atau kendaraannya.

Point ke-3, pembeda pada pajak serta retribusi adalah objek yang dipakai pajak atau retribusi. Banyak hal yang dapat dipakai pajak adalah pendapatan, kekayaan, laba perusahaan, serta kendaraan. Sesaat objek yang dikenai retribusi adalah beberapa orang spesifik yang memakai jasa pemerintah, seperti service kesehatan, terminal, serta service pasar.

Point ke-4, pajak serta retribusi tidak dipungut instansi yang sama. Untuk pembayaran pajak, Pemerintah Pusat maupun Daerah yang segera mengelolanya. Sesaat retribusi cuma dikelola Pemerintah Daerah, yang dalam hal semacam ini adalah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).