Lovren Kesal dengan 2 Penalti Spurs di Anfield

Pertemuan Liverpool dengan Tottenham Hotspur di Anfield pekan lalu memunculkan drama. Itu berkat dua penalti kontroversial yang didapat Spurs.

Liverpool serta Spurs bermain imbang 2-2 waktu berlaga di Anfield dalam kelanjutan Premier League, Minggu (4/2/2018) kemarin. Tuan-rumah 2 x unggul lewat Mohamed Salah, tetapi 2 x disamakan Spurs lewat Victor Wanyama serta Harry Kane.

Ada dua peristiwa yang dinilai kontroversial di kompetisi ini, kedua-duanya melibatkan penalti untuk Spurs. Pada menit ke-85, wasit Jonathan Moss memberikan hadiah penalti sesudah menilainya Kane dijatuhkan Loris Karius.

Kubu Liverpool memprotes pada penalti ini. Pertama karna Kane dalam tempat offside waktu terima umpan, lantas ke-2 kontak yang berlangsung dengan Karius sangat minim.

Bacalah juga : Liverpool Diganjar Dua Penalti, Klopp Kritik Ketentuan Wasit

Ofisial kompetisi juga tidak tampak percaya dalam peristiwa ini, karna Moss pernah berdiskusi dengan hakim garis. Sesaat hakim garis berbalik ajukan pertanyaan ke wasit, adakah kontak pada Dejan Lovren dengan bola, yang itu juga akan bermakna Kane dalam tempat onside.

Mujur untuk Liverpool, Kane tidak berhasil menceploskan penalti ini sesudah tendangannya ditepis Karius. Kedudukan juga tidak beralih, masih tetap 1-1 sesudah gol Salah serta Wanyama.

Bacalah juga : Van Dijk Sebut Kane Diving, Spurs Tidak Harusnya Di beri Penalti Kedua

Tetapi di menit-menit paling akhir masa injury time, Liverpool kembali dihukum penalti. Tidak kalah kontroversial, karna pada awalnya wasit tidak menilainya berlangsung pelanggaran atas kontak pada Virgil van Dijk dengan Erik Lamela.

Pelanggaran diberi sesudah wasit lihat hakim garis mengangkat bendera sinyal berlangsung pelanggaran. Dari siaran ulang, kontak tampak minimum. Dari penalti ini, Kane cetak gol serta menyelamatkan satu point untuk Spurs.

Pertandingannya disiarkan langsung di tv online.

” Saya masih tetap tidak yakin itu berlangsung. Saya lihat dua kondisi itu sesudah kompetisi serta saya bahkan juga lebih terperanjat sekali lagi sebenarnya, karna di lapangan peristiwanya tampak berlainan, ” kata bek Liverpool, Dejan Lovren, mengingat peristiwa itu, seperti diambil Sky Sports.

” Mungkin saja Anda pertama katakan, ‘Oke itu penalti karna dia menyentuhnya’ atau ‘karena itu tidak offside’. Tapi saat Anda lihat gambar-gambarnya, peristiwanya tampak lebih jelek. Saya betul-betul tidak mengerti sebagian ketentuan ini. ”

” Lantas saya lihat apa yang disebutkan beberapa wasit keduanya ‘Apakah dia menyentuh bolanya atau tidak’. Saya tidak tahu persis apa yang lalu dia katakan, tapi lalu dia memberi penalti. ”

” Tidak dapat sesuai sama itu. Anda butuh percaya 100 % saat Anda berikan penalti di menit ke-85 serta di menit ke-95, ” keluhnya.

Lovren dalam peluang ini mengutamakan perlunya tehnologi Video Assistant Referee (VAR). VAR sendiri belum juga diaplikasikan di Premier League, baru hanya diuji-coba di Piala Liga Inggris serta Piala FA.